Jakarta – Bagi para penggemar horor Indonesia, nama Suzzanna adalah legenda yang tak pernah pudar. Kini, Luna Maya kembali dipercaya untuk menghidupkan kembali ikon horor legendaris ini dalam film terbaru berjudul “Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa”. Tak hanya Luna Maya yang kembali memukau dengan riasan prostetik yang membuatnya nyaris tak dikenali, film ini juga akan menyuguhkan aksi memukau dari Reza Rahadian dan kehadiran spesial dari Clift Sangra, suami mendiang Suzzanna.
Dilema Balas Dendam dan Cinta Terlarang
Film ini akan membawa penonton menyelami kisah kelam Suzzanna, yang diperankan Luna Maya. Kehidupannya yang awalnya penuh kebahagiaan hancur lebur setelah ayahnya menjadi korban kekejaman santet dari Bisman (diperankan Clift Sangra), seorang penguasa desa yang haus kekuasaan. Rasa duka yang mendalam kemudian berubah menjadi api dendam yang membara. Untuk melawan kekuatan gelap Bisman, Suzzanna terpaksa mempelajari ilmu santet yang sama kejamnya. Namun, rencananya untuk membalas dendam mulai goyah ketika ia bertemu dengan Pramuja (Reza Rahadian), seorang pria religius yang tulus mencintainya. Pertemuan ini menempatkan Suzzanna di persimpangan jalan yang krusial: melanjutkan jalan penuh dosa demi balas dendam, atau memilih cinta dan kembali ke jalan kebaikan.
Lebih dari Sekadar Horor
“Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa” bukan sekadar cerita tentang santet dan balas dendam. Film ini mengeksplorasi pergulatan batin karakter Suzzanna yang terjebak antara kegelapan masa lalu dan harapan akan keselamatan di masa depan. Kehadiran sosok Pramuja membawa dimensi moral dan spiritual yang kuat, memaksa Suzzanna untuk mempertanyakan pilihan-pilihannya. Film yang merupakan remake ketiga dari Soraya Intercine Films ini menjanjikan tontonan yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga sarat makna.
Proses syuting film ini dikabarkan tidak mudah, bahkan sempat membahayakan Luna Maya. Saat adegan bawah air, Luna nyaris tenggelam akibat beban riasan prostetik dan kostum yang berat, serta arus sungai yang deras. Pengalaman ini menambah dimensi dramatis pada perjuangan Luna dalam memerankan sosok ikonik ini. Film yang ditulis oleh Jujur Prananto, Ferry Lesmana, dan disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 18 Februari mendatang, siap mengguncang layar lebar dengan kisah Suzzanna yang tak lekang oleh waktu.
📰 Source: CNN Indonesia Hiburan