Technology

Hara, Harimau Benggala Muda yang Menggemaskan, Tutup Usia di Kebun Binatang Bandung

hooulra
2 min read

Kabar duka menyelimuti Kebun Binatang Bandung. Hara, seekor anak Harimau Benggala berusia delapan bulan yang baru saja mulai mengenali dunia, dilaporkan mati pada Selasa (24/3) di fasilitas konservasi tersebut. Kepergian Hara yang mendadak menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran, mendorong Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat untuk segera melakukan penyelidikan mendalam.

Penelusuran Penyebab Kematian yang Misterius

Menurut Humas BBKSDA Jawa Barat, Eri Mildranaya, proses nekropsi atau pemeriksaan mendalam terhadap bangkai Hara telah rampung dilakukan. Namun, hasil resmi yang merinci penyebab pasti kematiannya masih menunggu kelengkapan analisis dari tim dokter hewan. “Betul (mati), namun hasilnya belum kami dapatkan secara lengkap, besok setelah hasil periksa oleh dokter hewan,” ujar Eri, menekankan bahwa informasi detail akan disampaikan setelah seluruh tahapan investigasi tuntas.

Anak Harimau dengan Masa Depan yang Terancam

Hara merupakan bagian dari pasangan induk jantan bernama Sahrulkan dan betina Jelita. Ia lahir pada 12 Juli 2025, bersama dengan saudara kembarnya, Huru. Harimau Benggala, yang berasal dari India, adalah salah satu subspesies harimau yang masuk dalam kategori terancam punah menurut daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN). Kehilangan satu individu muda dari spesies yang rentan ini tentu menjadi pukulan bagi upaya konservasi.

Kematian Hara menjadi pengingat penting akan kerapuhan populasi harimau di alam liar maupun dalam penangkaran. Harapan kini tertuju pada hasil pemeriksaan mendalam untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada Hara, sembari BBKSDA Jawa Barat terus berupaya menjaga kelangsungan hidup satwa-satwa langka lainnya yang ada di Kebun Binatang Bandung.


📰 Source: CNN Indonesia Tech