Sao Paulo – Dunia hiburan dan olahraga kembali diramaikan oleh insiden yang melibatkan seorang musisi ternama. Kali ini, giliran Chappell Roan, penyanyi asal Amerika Serikat yang sedang naik daun, menjadi sorotan setelah dituduh menampilkan sikap yang tidak pantas terhadap seorang penggemar cilik. Korbannya adalah putri tiri dari pesepakbola kenamaan Italia, Jorginho.
Perlakuan Kasar di Tengah Sarapan
Peristiwa tak mengenakkan ini terjadi di sela-sela festival musik Lollapalooza di Sao Paulo, Brasil, pada akhir pekan lalu. Jorginho, melalui akun Instagram pribadinya, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam atas perlakuan yang dialami oleh putri tirinya, Ada Law, yang baru berusia 11 tahun. Menurut Jorginho, Ada dan istrinya, Catherine Harding, yang kebetulan menginap di hotel yang sama dengan Chappell Roan, sempat bertemu secara tak sengaja saat sarapan.
Dalam unggahan yang dibagikan dalam dua bahasa, Inggris dan Portugis, Jorginho menjelaskan bahwa Ada, yang mengagumi Chappell Roan, hanya melihat sang idola saat ia berjalan melewati meja mereka. Bocah 11 tahun itu bahkan tidak mendekat, hanya tersenyum kecil sebelum kembali duduk. Namun, reaksi yang diterima justru tak terduga. Seorang petugas keamanan Chappell Roan dilaporkan mendatangi meja mereka dengan nada tinggi dan menegur Ada serta ibunya, membuat anak tersebut terkejut dan menangis.
Jorginho Beri Peringatan Keras
Jorginho merasa perlakuan tersebut sangat tidak proporsional, terutama karena hanya melibatkan seorang anak kecil yang tidak melakukan tindakan mengganggu. Ia menekankan pentingnya rasa hormat dan batasan, bahkan bagi seorang figur publik. “Saya telah hidup lama dengan sepak bola, sorotan publik, dan orang terkenal selama bertahun-tahun, dan saya sangat memahami apa itu rasa hormat dan batasan. Apa yang terjadi di sana bukanlah itu. Itu hanya seorang anak yang mengagumi seseorang,” tulis Jorginho.
Pesepakbola yang pernah membela klub-klub besar seperti Napoli, Chelsea, dan Arsenal ini bahkan secara tegas men-tag akun Instagram Chappell Roan, memberikan pesan yang jelas. “Tanpa fans kamu bukan apa-apa. Dan kepada para fan, dia tak pantas mendapatkan perhatian kalian,” tegasnya. Kejadian ini tentu menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana seorang artis seharusnya berinteraksi dengan penggemar, terutama yang masih berusia dini.
Di tengah riuh rendahnya insiden ini, publik akan menanti bagaimana Chappell Roan akan memberikan tanggapan. Pengalaman Jorginho yang telah lama berkecimpung di dunia yang penuh sorotan publik, menegaskan bahwa sikap empati dan profesionalisme adalah kunci dalam menjaga hubungan baik antara artis dan penggemarnya. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap panggung, interaksi manusiawi yang tulus tetap menjadi nilai yang tak ternilai.
📰 Source: CNN Indonesia Hiburan