Business

WFH Mulai Diterapkan Pasca Lebaran, ASN dan Swasta Diimbau Hemat BBM

hooulra
2 min read

Pemerintah tengah menyiapkan terobosan baru untuk menghemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah gempuran harga minyak dunia yang terus meroket. Kebijakan yang diwacanakan adalah penerapan mekanisme kerja fleksibel, termasuk Work From Home (WFH), bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga sektor swasta. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menekan angka konsumsi energi nasional.

Fleksibilitas Kerja untuk Efisiensi Energi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa skema WFH ini akan diterapkan secara terbatas, yakni satu hari dalam lima hari kerja. “Dengan tingginya harga minyak, maka perlu efisiensi waktu kerja, di mana akan dibuka fleksibilitas untuk WFH dalam satu hari dalam lima hari kerja,” ujar Airlangga dalam keterangannya.

Kebijakan ini tidak hanya menyasar para ASN, namun juga diharapkan dapat diadopsi oleh perusahaan swasta dan pemerintah daerah. Tujuannya jelas, yaitu menciptakan efisiensi secara luas demi pengurangan konsumsi energi, khususnya BBM yang harganya kian tak bersahabat. Meski demikian, detail teknis dan tanggal pasti pemberlakuan kebijakan ini masih dalam tahap pematangan sebelum diumumkan kepada publik.

Dampak Positif dan Antisipasi Situasi Global

Presiden Prabowo disebut telah memberikan lampu hijau terhadap rencana ini, melihat potensi besar dalam penghematan konsumsi BBM. Diperkirakan, efisiensi yang dihasilkan bisa mencapai seperlima dari konsumsi BBM harian pekerja. Airlangga menekankan bahwa kebijakan ini murni untuk efisiensi energi dan tidak ada kaitannya dengan pemangkasan anggaran program lain, termasuk program makan bergizi gratis.

Pemerintah juga akan terus memantau perkembangan situasi global, seperti fluktuasi harga minyak dan dinamika geopolitik, untuk menentukan durasi penerapan kebijakan WFH ini. Kemungkinan evaluasi berkala akan dilakukan untuk memutuskan apakah kebijakan ini perlu diperpanjang atau dihentikan. “Nanti kita lihat situasinya, situasi harga minyak, situasi perang. Jadi kita ikuti situasi yang berkembang,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bukti adaptasi pemerintah terhadap tantangan ekonomi global, sekaligus menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian harga minyak dunia. Kebijakan WFH pasca Lebaran ini bukan sekadar aturan baru, melainkan respons proaktif terhadap kondisi yang ada.


📰 Source: CNN Indonesia Ekonomi