Sports

FIFA Beri Sanksi Israel Setelah Proses Panjang Dua Tahun

hooulra
2 min read

Tentu, ini draf artikel berita berdasarkan sumber yang Anda berikan:

Jakarta – Keputusan FIFA menjatuhkan sanksi terhadap Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) tidak datang dalam semalam. Badan sepak bola dunia ini membutuhkan waktu dua tahun penuh sejak pertama kali menerima keluhan resmi dari Palestina sebelum akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi yang memberatkan Israel.

Proposal dari Palestina Picu Investigasi

Semua bermula pada Mei 2024, ketika Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mengajukan proposal serius kepada FIFA. Dalam dokumen tersebut, PFA mendesak agar Israel disanksi atau bahkan dibekukan keanggotaannya. Alasannya cukup mendasar: keterlibatan Israel dalam serangan di Gaza, dugaan pelanggaran hukum internasional oleh pemerintah Israel, serta praktik diskriminasi terhadap pemain-pemain Arab. Tak hanya itu, PFA juga menyoroti langkah Israel yang memasukkan klub-klub sepak bola yang beroperasi di wilayah Palestina ke dalam kompetisi Liga Israel.

Dua Tahun Investigasi Berujung Sanksi

Menanggapi keluhan tersebut, FIFA tidak tinggal diam. Pada Oktober 2024, FIFA secara resmi menginstruksikan Komite Disiplinnya untuk melakukan investigasi mendalam terhadap tudingan yang dilayangkan Palestina. Proses ini memakan waktu cukup lama, mencerminkan kompleksitas dan sensitivitas isu yang dihadapi. Akhirnya, setelah dua tahun berlalu, putusan FIFA keluar. Badan pimpinan sepak bola dunia ini menyatakan bahwa IFA memang telah melakukan sejumlah pelanggaran terhadap kewajiban mereka sebagai anggota FIFA. FIFA secara spesifik menyebut pelanggaran terhadap Pasal 13 Kode Disiplin FIFA mengenai perilaku ofensif dan pelanggaran terhadap prinsip fair play, serta Pasal 15 yang berkaitan dengan diskriminasi dan perilaku rasial.

Akibat pelanggaran tersebut, FIFA menjatuhkan tiga sanksi utama. IFA diperintahkan untuk membayar denda sebesar 150 ribu franc Swiss, yang jika dikonversikan setara dengan Rp3,2 miliar. Selain itu, IFA juga diberikan peringatan tegas terkait perilaku mereka. Klausul penting lainnya adalah kewajiban IFA untuk menampilkan banner bertuliskan “Football Unites the World – No to Discrimination” bersama dengan logo mereka. Dalam kurun waktu 60 hari sejak keputusan ini dikeluarkan, Israel juga diminta untuk mengalokasikan sepertiga dari denda tersebut untuk melaksanakan rencana komprehensif yang bertujuan mencegah diskriminasi dan insiden serupa di masa depan. Keputusan ini tentu menjadi sorotan, mengingat bagaimana dinamika politik global dapat merambah hingga ke ranah olahraga.


📰 Source: CNN Indonesia Olahraga


📰 Source: CNN Indonesia Olahraga


📰 Source: CNN Indonesia Olahraga


📰 Source: CNN Indonesia Olahraga


📰 Source: CNN Indonesia Olahraga


📰 Source: CNN Indonesia Olahraga


📰 Source: CNN Indonesia Olahraga


📰 Source: CNN Indonesia Olahraga